SELAMAT DATANG 10 HARI TERMULIA.
10 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah hari-hari termulia selain bulan Ramadhan.
Pada hari-hari termulia ini, Allah lebih mencintai amal ibadah kita.
Karena itu, sepatutnya kita lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas amal ibadah kita pada hari-hari termulia ini.
SELAMAT BERSEPULUH HARI PERTAMA DZULHIJJAH.
KITA SALING MENDO'AKAN KEBAIKAN SELALU.
Aamiin
FASTAQIM DZULHIJJAH (2)
MERAYAKAN HARI DENGAN DZIKIR SESUAI SUNNAH
Dzikir, lafazh-lafazh terindah yang diucapkan oleh lisan.
Dzikir, detik-detik termulia pengisi usia.
Dzikir, solusi terbaik untuk semua problem.
Dzikir, wasilah terkuat meraih berkah.
Dzikir hanya efektif jika ikhlas, ittiba', khusyu', dan penghayatan nilai-nilai pendidikan yang ada padanya, dan istiqamah.
Dzikir pada hari-hari ini lebih dicintai oleh Allah dibanding pada hari-hari lainnya.
Mari perbanyak Dzikir dan raihlah efektifitasnya.
ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR. LA ILAAHA ILLALLAH. ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR. WALILLAHIL HAMD.
FASTAQIM DZULHIJJAH (3)
HATI SUSAH KARENA DOSA
Nikmatnya dosa telah berlalu, pedihnya masih terasa.
Pedih-pedih dosa itulah kesusahan, kesulitan hidup, penyakit, semua problem, dan segala bentuk musibah.
Berbahagialah orang beriman.
Semua kepedihan itu adalah penghapus dosa-dosa masa lalu.
Semua kepedihan itu penting dihayati sebagai hadiah dari Allah yang sangat mencintai kita.
DIA hendak membersihkan kita dari semua dosa, agar kita menghadap kepada-Nya nanti dalam keadaan bersih.
IKHLASKAN NIAT MENERIMA SEMUA KEPEDIHAN.
MARI BERTAUBAT DAN PERBAIKI DIRI SELALU.
TERSENYUMLAH ORANG YANG BERIMAN.
KITA SALING MENDO'AKAN.
AMIN
FASTAQIM DZULHIJJAH (4)
BERJUTA ALASAN UNTUK BAHAGIA
Bahagia atau susah, adalah pilihan.
Memilih bahagia, tak terhingga nikmat Allah.
Memilih susah, dunia memang penuh kesulitan.
Iman yang efektif pasti selalu memandu untuk memilih bahagia dengan amal.
Bahkan menjadikan kesulitan dan penderitaan hidup sebagai alasan kuat untuk bahagia.
Iman yang kuat pasti membuka mata hati untuk melihat kasih sayang Allah pada semua peristiwa.
Kesusahan hati adalah isyarat kuat pada lemahnya iman.
FISIK BOLEH MENDERITA, TAPI HATI HARUS BAHAGIA.
SIBUKLAH SESIBUK-SIBUKNYA, TAPI BAHAGIALAH DENGAN IMAN EFEKTIF.
TERSENYUMLAH, AGAR DUNIAPUN TERSENYUM.
FASTAQIM DZULHIJJAH (5)
TAWAKKAL ITU SOLUSI
Kebanyakan perasaan negatif seperti: gelisah, bingung, cemas, pesimis, marah negatif, dendam, dsb, disebabkan oleh rendahnya tawakkal.
Karena alam bawah sadar kita menyangka bahwa kita sanggup menyelesaikan masalah secara mandiri.
Substansi Tawakkal ialah: Sikap Jiwa yang Mengandalkan Allah SWT dalam segala hal.
Ketika alam bawah sadar kita menenangkan kita dengan penggalan Ayat Mulia:
WAMAN YATAWAKKAL 'ALALLAHI FAHUWA HASBUH
(siapa yang bertawakkal kepada Allah, maka DIA mencukupinya)
QS:At Thalaq:3.
Tawakkal ialah: optimalisasi usaha dengan senantiasa mengandalkan Allah dengan seluruh Asma' dan Sifat-Nya yang mulia.
Tidak bertawakkal berarti Takabbur.
Sifat inilah yang mengundang semua perasaan negatif.
MARI TINGKATKAN TAWAKKAL !.
FASTAQIM DZULHIJJAH (6)
BERQURBAN ITU KEBUTUHAN
Idul Adha semakin dekat.
Umat Islam bersiap untuk menyembelih qurban.
Tapi masih lebih banyak yang merasa tidak sanggup untuk berqurban.
Tapi mereka sanggup untuk berpesta, berekreasi, bahkan menyicil banyak barang cicilan.
Ini kelemahan iman. Ini ketidak jujuran dalam berislam.
Semestinya ibadah harus diutamakan, apalagi ibadah yang hanya sekali dalam setahun ini, bernilai pahala yg sangat tinggi.
Setiap bulu dari hewan qurban itu dibalas dengan pahala berlipat ganda.
Mari renungkan ancaman Nabi SAW:
MAN KAANA LAHU SA'ATUN WALAM YUDHAHHI, FALA YAQRABANNA MUSHALLAANAA.
''Siapa yang punya kemampuan, lalu ia tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat lebaran kami''.
TIDAK BERQURBAN PADAHAL SANGGUP, BERDOSA BESAR.
MARI PAKSA DIRI.
FASTAQIM DZULHIJJAH (7)
IBADAH QURBAN MENDIDIK
QS:Al Kautsar:1-3
Al Hajj:37
1. Mensyukuri nikmat-nikmat Allah.
2. Menguatkan Iman dan Taqwa.
3. Meningkatkan kepedulian sosial.
4. Meningkatkan silaturrahim.
5. Memperindah akhlak.
6. Mengurangi rasa cinta kepada dunia.
7. Mensucikan harta.
8. Menolak bala.
9. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW.
10. Menyambung hati dengan sejarah Rasulullah SAW.
11. Menyambung hati dengan sejarah Nabi Ibrahim AS.
12. Mengejar pahala, mengharap Syurga.
13. Membangun optimisme dlm kebaikan.
14. Berlomba dalam optimalisasi Ibadah.
15. Mengutamakan kebersihan dan kesehatan.
MARI MENDIDIK DIRI DENGAN IBADAH QURBAN.
FASTAQIM DZULHIJJAH (8)
OPTIMALKAN PENINGKATAN SETIAP HARI
Sejatinya, Iman itu senantiasa menggelora, memberi semangat, dorongan dan kekuatan untuk memperbanyak amal ibadah dalam arti yang seluas luasnya dengan ikhlas dan penghayatan yang tinggi.
Seorang yang beriman senantiasa berbuat baik dan merencanakan kebaikan.
Selalu berorientasi pada kesempurnaan yang menyeluruh dan seimbang.
Selalu belajar dan bermujahadah untuk pembiasaan-pembiasaan kebaikan yang baru,
Sambil memaksa diri meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang buruk.
Ia merasakan kebahagiaan yang hakiki dalam semua proses itu.
PENINGKATAN APA YANG KITA PERJUANGKAN HARI INI?
PENINGKATAN APA YANG KITA RENCANAKAN BESOK?
(Ingat Shaum Arafah Besok, 9 Dzulhijjah)
MARI PERBANYAK DO'A BA'DA ASHAR SETIAP JUM'AT.
Kita saling mendo'akan kebaikan selalu, Aamiin
FASTAQIM DZULHIJJAH (9)
HUSNUZHZHAN KEPADA ALLAH
Hadis Qudsi Sahih:
''ANA 'INDA ZHANNI 'ABDIY BIY''.
''AKU sesuai sangkaan hamba-Ku kepada-Ku''.
Membiasakan sangkaan baik kepada Allah, itu sangat penting.
Karena sangkaan baik itulah yang membuat kita syukur, sabar, tawakkal, rajin berdo'a, optimis selalu.
Yakinlah bahwa Allah menyayangi kita.
Allah mendidik kita untuk menjadi hamba-Nya yang shaleh.
Allah mengampuni kita.
Allah mempersiapkan masa depan yang baik untuk kita.
Yakinilah itu dan hayatilah itu.
Iringilah keyakinan itu dengan amal ibadah, dzikir dan do'a, kerja keras yang ikhlas.
KEYAKINAN ITU AKAN JADI KENYATAAN.
(Ingat minta dido'akan oleh saudara-saudara kita yang wukuf di Arafah hari ini. Do'a mereka itu mustajab. Kita juga yang sedang shaum, kita perbanyak do'a dengan sepenuh husnuzhzhan).
FASTAQIM DZULHIJJAH (10)
IDUL ADHA, IDUL JIHAD, IDUL AKHLAK, IDUL BAHAGIA
Idul Adha, Hari Raya Ibadah Mulia.
Idul Adha, momentum kebangkitan, saatnya persatuan.
Idul Adha, saatnya menyembelih kebakhilan, keserakahan, egoisme, arogansi, permusuhan antar sesama muslim.
Idul Adha, memberikan kepedulian, merajut kebersamaan, membangun kembali kekuatan persaudaraan.
Inilah hari kembalinya umat Islam kepada mujahadah peningkatan Iman.
Inilah hari kembalinya semangat perjuangan Islam yang bijak.
Inilah hari kembalinya perbaikan akhlak.
Inilah hari harapan.
Inilah hari optimisme.
MARI EFEKTIFKAN HARI KEMENANGAN INI.
FASTAQIM DZULHIJJAH (11)
SILATURRAHIM, PERPANJANG UMUR, PERBANYAK REZEKI
Rasulullah SAW memberikan panduan hidup penuh berkah: MAN AHABBA AN YUBSATHA LAHU FI RIZQIHI, WA YUNSA A LAHU FI ATSARIHI, FAL YASHIL RAHIMAHU. ''Siapa yg ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung hubungan baik dgn keluarga dekatnya'' Hadits Muttafaq 'Alaih. Silaturrahim adalah kewajiban dan kebutuhan. Silaturrahim adalah solusi dan penolak bala. Silaturrahim adalah mewujudkan cinta dan kepedulian. Silaturrahim adalah pembuktian Iman. QS:Ar Ra'd:19-21. MARI TINGKATKAN SILATURRAHIM EFEKTIF SELALU.
FASTAQIM DZULHIJJAH (12)
SIKLUS PERJUANGAN BAHAGIA
Setiap hari, setiap saat, semestinya kita berjuang u/bahagia. Krn kebahagiaan yg kita kejar ialah kebahagiaan imani yg tiada batas, tiada tara. Kebahagiaan sejati ini, hanya dirasakan oleh org yg senantiasa memperjuangkannya melalui peningkatan intensitas ketersambungan hati dgn Allah, dgn Rasulullah saw, para Nabi AS, para Sahabat Nabi RA, dan para org shaleh di mana pun mrk berada. Ketersambungan hati yg efektif, pasti melahirkan kerja2 mulia yg hidup dan menghidupkan scr seimbang. Inilah perjuangan kita. BERJUANG U/BAHAGIA. BAHAGIA U/BERJUANG SELALU.
FASTAQIM DZULHIJJAH (13)
MENERTAWAI DIRI SENDIRI
Banyak kelalaian yg kita lakukan. Banyak waktu yg kita sia2kan. Banyak kesalahan yg kita perbuat. Banyak dosa yg kita anggap biasa. Banyak marah yg tdk sepantasnya. Banyak makian yg sungguh memalukan. Banyak gosip yg tdk terasa. Banyak kezhaliman yg tdk disadari. Banyak kebodohan yg tdk diakui. Banyak keangkuhan yg diingkari. Banyak penyimpangan yg dianggap benar. Banyak kehinaan yg diyakini sbg kemuliaan. Mari kita bercermin yg benar. Bercermin pada hati yg bening. Bercermin pada org yg shaleh. Bercermin pada Al Qur'an,AsSunnah dan Sejarah. MARI MENANGIS.
FASTAQIM DZULHIJJAH (14)
QS: Ali Imran: 133-136.
MEMPERBANYAK KEBIASAAN IMANI
Kepribadian kita adalah kumpulan kebiasaan. Pribadi Shaleh ialah pribadi yg memiliki kebiasaan keshalehan yg dominan. Jika kebiasaan keshalehan itu belum mendominasi waktu keseharian, maka itulah indikasi rendahnya keshalehan. Pendidikan kepribadian yg dibawa oleh setiap ibadah dan akhlak mulia, hanya dapat diraih jika dilakukan dgn pembiasaan yg dihayati atas dasar ilmu. Karena dalam pembiasaan itulah nilai istiqamah yg akan mengantar kpd husnul khatimah. MARI BIASAKAN MENIMBANG KEBIASAAN2 POSITIF DAN KEBIASAAN2 NEGATIF KITA.
FASTAQIM DZULHIJJAH (15)
QS:Al Mu'minun:3.
MENJAUHI KESIA SIAAN
(WALLADZIYNA HUM 'ANILLAGHWI MU'RIDHUWN)
''Dan mereka itu berpaling dari yg sia sia''. Inilah panduan Allah untuk mujahadah pribadi beriman. Hal2 sia2 itu mencakup: pikiran, khayalan, ucapan, dan aktifitas secara keseluruhan. Menjauhi kesia siaan pada semua itu memerlukan kesadaran yg terus menerus, kemauan keras u/selalu mengisi waktu dgn amal ibadah yg ikhlas dan efektif, serta kreatifitas kebaikan yg tak terbatas. KEBERHASILAN MENGURANGI KESIA SIAAN HARI INI, MENAMBAH BERKAH DAN KEMULIAAN KITA HARI INI. MARI BERJUANG U/LBH PRODUKTIF AMAL.
FASTAQIM DZULHIJJAH (16)
MERENCANAKAN KEMENANGAN
Setiap hari adalah peluang baru. Setiap hari adalah tantangan baru. Setiap hari adalah perjuangan baru. Setiap hari adalah semangat baru. Setiap hari ada optimisme baru. Setiap hari adalah kebahagiaan baru. Setiap hari adalah ilmu baru. Setiap hari adalah iman baru. Setiap hari adalah kepedulian baru. Setiap hari adalah hari baru. Setiap hari 5x kita dipanggil kpd kemenangan baru. Setiap hari 5x kita diajak ke Rumah Allah. Setiap hari kita melihat Kumpulan Surat Allah. Setiap hari kematian jadi kemungkinan. MARI BANGKIT U/MENANG, BAHAGIA, DAN MULIA HAKIKI.
FASTAQIM DZULHIJJAH (17)
MEWASPADAI SYETAN TERLAKNAT
Di mata ini ada syetan. Di telinga ini ada syetan. Di Otak ini ada syetan. Di mulut ini ada syetan. Di tangan ini ada syetan. Di kaki ini ada syetan. Di hati ini ada syetan. Di TV ada syetan. Di koran ada syetan. Di pasar ada syetan. Di mall ada syetan. Di bioskop ada syetan. Di kantor ada syetan. Di sekolah ada syetan. Di kampus ada syetan. Di RS ada syetan. Di mana mana ada syetan. Semakin kuat iman, semakin kuat juga syetannya. Semakin kaya semakin kuat syetannya. Semakin tinggi jabatan semakin kuat syetannya. MARI KALAHKAN DAN USIR SYETAN SELALU
FASTAQIM DZULHIJJAH (18)
PERCAYALAH, ALLAH MENYAYANGIMU
Kehidupan hari ini adalah kasih sayang Allah. Nafas2 ini adalah kasih sayang Allah. Semua kenikmatan hidup hari ini adalah kasih sayang Allah. Semua problem dan kesulitan hidup hari ini adalah kasih sayang Allah. Allah ingin mendidik kita agar kita lebih mendekat kpdNya. Allah ingin melihat kesyukuran kita kpdNya. Allah ingin mengampuni dosa2 kita. Allah ingin menyelamatkan kita dari bencana besar dan kesulitan yg lbh besar. Allah ingin melihat kasih sayang kita kpd klrg kita dan sesama manusia. MARI WUJUDKAN KEINGINAN ALLAH YG SGT SAYANG KPD KITA.
FASTAQIM DZULHIJJAH (19)
MANAJEMEN PIKIRAN = MANAJEMEN HIDUP
Perjuangan mengislamkan kehidupan ini, senantiasa memerlukan manajemen pikiran islami. Karena semua prilaku, ucapan, bahkan perasaan, berawal dari pikiran. Itulah hikmah mengapa Allah selalu mendidik kita u/berpikir imani. Itu pula sebabnya mengapa kita tdk boleh didominasi oleh perasaan semata, sekalipun itu adalah perasaan baik. Ia harus diseimbangkan dgn pikiran imani selalu. Pikiran ini harus senantiasa dibekali dgn penambahan ilmu, pengalaman, keterampilan berpikir kreatif, inovatif, solutif, visioner. MARI BERPIKIR U/HIDUP DIRIDHAI ALLAH.
FASTAQIM DZULHIJJAH (20)
MENGALAHKAN HAWA NAFSU
Hawa nafsu ialah keinginan untuk berbuat dosa. Hawa nafsu ialah keinginan untuk melanggar aturan2 Allah. QS:Al Qashash:50. Hawa nafsu senantiasa ada dalam diri manusia. QS:Asy Syams:8. Tugas kita ialah menahan hawa nafsu. QS:An Nazi'at:40-41. Menahan hawa nafsu memerlukan kekuatan iman. Kemenangan menahan hawa nafsu, sangat membahagiakan dan semakin menguatkan iman. Penguatan iman scr berkesinambungan, memerlukan latihan dan pemaksaan diri tiada henti. Inilah JIHADUN NAFS. Inilah MUJAHADAH. Inilah OPTIMALISASI IMAN. MARI KALAHKAN HAWA NAFSU SETIAP SAAT.
FASTAQIM DZULHIJJAH (21)
SEIMBANG MENILAI DIRI
QS:Al Qiyamah:2 QS:Al Isra':7. Menilai orang lain, lebih mudah dibanding menilai diri sendiri. Karena itu, kita memerlukan penilaian org lain trhdp diri kita. Penilaian kita kpd org lain seringkali kurang tepat, krn penilaian itu tergesa2 dan tdk seimbang. Krn itu, kita jg tdk perlu terbebani dgn penilaian org lain trhdp kita, yg menurut kita krg tepat. Tapi yg penting ialah kejujuran kita dlm menilai diri sendiri, lapang dada menerima penilaian org lain, dan kesungguhan kita u/selalu memperbaiki diri. JANGAN TERBIASA MEREMEHKAN KESALAHAN KECIL. BERUBAHLAH!.
FASTAQIM DZULHIJJAH (22)
JUM'AT EFEKTIF, HIDUP LEBIH PRODUKTIF
Berbahagialah kita dgn hari jum'at. Hari ibadah, hari pahala, hari harapan. Inilah hari transit dlm perjalanan hidup sepekan. Di hari inilah kita menambah bahan bakar imani. Di sinilah kita mengevaluasi perjalanan sepekan yg lalu, dan merencanakan peningkatan hidup imani sepekan yg akan datang. Di sinilah kita I'tikaf sehari. Di sinilah kita lebih peduli kpd isteri/suami, dan anak. Inilah hari puncak iman kita dlm sepekan. Efektifitas Idul Jum'ah ini, pasti signifikan meningkatkan produktifitas keimanan kita. MARI OPTIMALKAN JIHAD JUM'AT INI.
FASTAQIM DZULHIJJAH (23)
KATAKANLAH: ''INILAH BAKTIKU UNTUKMU ISLAMKU''
QS:As Shaf:14 QS:Muhammad:7. Islam panduan hidup setiap detik. Islam memandu seluruh panca indera. Islam sumber hidup sejati. Islam nikmat bila diamalkan. Islam mendidik bila dihayati. Islam memuliakan bila diperjuangkan. Islam disyukuri bila disebarkan. Berapa orang yg kita ajari berIslam? Berapa org yg kita biayai belajar Islam/mengajarkan Islam? Berapa org yg kita kirimi sms da'wah setiap hari? Berapa org yg kita nasehati u/taat berIslam setiap hari? Berapa org yg kita bangunkan shalat subuh setiap hari? MANA BAKTI KITA U/ISLAM?.
FASTAQIM DZULHIJJAH (24)
INVESTASI DETIK MENIT YG MENYELAMATKAN
Waktu yg terbuang sia sia, sesungguhnya sangat berat pertanggungan jawabnya. Kelalaian itu berawal dari detik ke menit ke jam yg tdk terisi dgn amal shaleh. Karena itu, kesadaran u/menginvestasikan detik2 keseharian dgn dzikir, istighfar, shalawat, tilawah Al Qur'an, do'a, tafakkur, sms kebaikan, sangatlah penting. Sungguh, puluhan menit yg kita habiskan u/menonton TV, atau beberapa jam yg kita lalui dlm perjalanan, atau bahkan, menit2 antrian, adalah peluang besar keselamatan kita di dunia dan di akhirat. SETIAP DETIK USIA INI SANGAT MAHAL.
FASTAQIM DZULHIJJAH (25)
MEMINTA TUNTUNAN ALLAH SETIAP SAAT
Dunia ini gelap, kecuali u/org yg diberi cahaya oleh Allah. Kehidupan ini penuh dgn kesusahan dan kesengsaraan, kecuali org yg dituntun oleh Allah. Tak ada amal yg dapat dilakukan tanpa tuntunan Allah. Tak ada kesadaran tanpa tuntunan Allah. Tak ada kebahagiaan dgn ibadah, tanpa tuntunan Allah. Tak ada kerukunan Rumah Tangga, tanpa tuntunan Allah. Tak ada akhlak mulia tanpa tuntunan Allah. Tak ada anak shaleh tanpa tuntunan Allah. Tak ada Istiqamah tanpa tuntunan Allah. YA ALLAH, TUNTUNLAH HAMBAMU INI SETIAP DETIK, AGAR SELALU BERADA DI JALANMU.
FASTAQIM DZULHIJJAH (26)
SATU SEBAB, BERIBU AKIBAT
QS:An Nisa':136 QS:Al Hujurat:15. Menyesal berlebihan trhdp sesuatu yg sdh berlalu, tanda tak beriman pd takdir. Cemas berlebihan trhdp sesuatu yg belum trjadi, tanda tdk tawakkal. Sedih berlebihan trhdp kondisi saat ini, tanda tdk sabar. Susah trhdp problem saat ini, tanda tdk syukur. Pesimis trhdp perubahan kpd yg lbh baik, tanda jiwa yg lemah. Putus asa menghadapi kesulitan/kegagalan, tanda tdk yakin kpd Allah. Marah berlebihan tanda jiwa yg rapuh. HANYA ADA SATU PENYEBAB SEMUA PERASAAN NEGATIF: LEMAH IMAN!. MARI BERJUANG U/KUATKAN IMAN SETIAP SAAT!.
FASTAQIM DZULHIJJAH (27)
DI MANA ADA KELEMBUTAN, DI SANA ADA KEBAIKAN
QS:Ali Imran:159 Kelembutan kepribadian identik dgn ketulusan, ketenangan, senyum, tutur kata yg santun, pemaaf, musyawarah, menghargai org lain, tatapan mata yg teduh, keputusan yg bijak, dst. Rasul Tercinta SAW bersabda: LA YUWDHA'UR RIFQU FI SYAY'IN ILLA ZAANAH, WALA YUNZA'U 'AN SYAY'IN ILLA SYAANAH. ''Tidaklah kelembutan diletakkan pd sesuatu, melainkan ia jadikannya indah. Tidaklah kelembutan dicabut dari sesuatu, melainkan ia menjadikannya jelek''. ORG CANTIK/TAMPAN, TDK BOLEH KASAR. MARI PAKSA DIRI U/SEMAKIN LEMBUT SELALU. BISA!
FASTAQIM DZULHIJJAH (28)
MENJADI LUAR BIASA IMANI
Bersyukur atas setiap nikmat, itu biasa. Bersabar atas nikmat, itu yg Luar Biasa.
Bersabar atas musibah, itu biasa. Bersyukur atas Musibah, itu yg Luar Biasa.
Tawadhu' kpd org yg lbh tinggi derajatnya, itu biasa. Tawadhu' kpd org yg lbh rendah derajatnya, itu yg Luar Biasa.
Pemaaf pd saat lemah, itu biasa. Pemaaf pd saat kuat, itu yg Luar Biasa.
Zuhud pd saat miskin, itu biasa. Zuhud pd saat kaya, itu yg Luar Biasa.
Tawakkal tanpa usaha, itu Salah. Tawakkal dgn usaha maksimal, itu Luar Biasa.
MARI JADI ORG YG LUAR BIASA IMANI ATAS DASAR ILMU SYAR'I. BISA!
FASTAQIM DZULHIJJAH (29)
BERLARI MENUJU KUBUR.
Waktu berjalan begitu cepat. Setahun bagai sebulan. Sebulan bagai sepekan. Sepekan bagai sehari. Sehari bagai sekejap.
Hati yg lalai tak menyadari bhw kita tengah berlari menuju kubur. Setiap detik adalah satu langkah menuju kematian yg sangat pasti itu. Makanya, tak perlu bosan hidup, krn kematian itu semakin dekat.
Tak boleh juga terlalu senang hidup, krn jangan sampai kita mati dlm keadaan lalai. Kita jalani hidup ini dgn selalu membayangkan suasana kubur kita nanti, suasana mahsyar, suasana pengadilan di sana, Syurga, Neraka,dst.
BERSIAPLAH U/MATI YG BAIK.