Senin, 23 September 2013

JILBAB MODERN OR JILBAB SYAR’I

j

Zaman sekarang, sudah banyak wanita yang mengenakan jilbab. Tapi…. masih banyak juga yang mengenakan jilbab yang seadanya, jilbab modern yang tidak menutupi tubuh sepenuhnya. Dan jujur aja nih, saya paling suebeeeeeel banget lihat orang seperti itu, apalagi itu temen saya sendiri. -___-
Nah sekarang lihat gambar ini deh, kebetulan nemu di blog yang bagus banget :D dan gambarnya ngena banget..
http://hawa1601.files.wordpress.com/2013/01/jilbab1.jpg?w=400&h=207Jilbab mana yang benar ?
Mungkin sudah pada jelas bagaimana perbedaannya bukan? Disini aku akan mengulas lagi apa itu jilbab modern dan jilbab syar’i :D tapi mungkin tidak lengkap seperti di blog lain, karena disini saya hanya akan mengulas intinya saja :D

Jilbab Modern
Jilbab modern, jilbab gaul, atau apalah itu namanya. Mengapa disebut gaul? Karena memang model jilbab ini sangat bagus, dan trendy. Para pengguna jilbab gaul ini biasanya menggunakan kain jilbab yang berwarna-warni, dan bermotif yang mencolok. Kemudian mereka bentuk jilbab menjadi berbagai bentuk yang lucu dan trendy. Dililit lah, di tumpuk lah, dan bentuk-bentuk lain yang tidak menutup tubuh.
Langsung ke point-point karakteristik jilbab ini yaah :D

Jilbab tidak menutup dada
·         Jilbab yang menggunakan ikat dengan punuk unta dibelakang kepala
·         Jilbab yang dipadu dengan pakaian ketat, atau pakaian yang kurang menutup aurat
·         Jilbab yang digunakan hanya untuk fashion, sehingga ditambah banyak aksesoris
·         Yang jelas, jilbab yang tidak menutup aurat :p
Padahal sudah jelas-jelas nggak syar’i, tapi kenapa malah banyak yang pakai ya? Jelas alasan utama adalah : FASHION. Ya, kita mudah terpengaruh oleh fashion zaman sekarang. Dan banyak juga yang HANYA ikut-ikutan tanpa mengetahui arti berjilbab sebenarnya. -___- padahal orang yang ikut-ikutan itu nggak baik looh…

Jilbab Syar’i
Sekarang beralih bagaimana kriteria jilbab syar’i .. Jilbab syar’i itu, jilbab yang menutupi dada, jilbab yang menutupi ‘perhiasan’ kita, jilbab yang tidak mencolok.. untuk lebih detailnya, langsung saya point-point ya :D
·         Jilbab yang tebal, tidak transparan, tidak tipis
·         Jilbab yang neutupi dada
·         Jilbab yang berwarnat tidak mencolok
·         Jilbab yang dipadu dengan pakaian yang longar, dan ROK yang longgar pula + kaos kaki :3
·         Yang jelas, jilbab yang menutupi semua aurat dan ‘perhiasan’ wanita :D
http://pbs.twimg.com/media/A2d9ij0CcAIDCcD.jpg
Jilbab syar’i
Allah juga berfirman dalam QS An-Nur ayat 31:
“Katakanlah kepada wanita yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya…”
Nah, sudah jelas banget kan perintah untuk berjilbab, berjilbab yang SYAR’I khususnya :D Mungkin bagi wanita yang berjilbab yang belum syar’i bisa belajar secara perlahan bagaimana cara berjilbab yang syar’i. :)cantik kan tidak harus kita berdandan secara mencolok atau memakai jilbab yang trendy demi fashion kan?
Buat yang belum berjilbab syar’i, yuk secara perlahan belajar memakai jilbab yang syar’i. perubahan itu tidak harus langsung 180 derajat kok, yang penting berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya. Sebelum terlambat loohhh .. sebelum kita dijilbabi dengan  kain kafan.. yuk :D
Nah buat yang sudah berjilbab syar’i, saya apresiasi bangeeeet :D kalian sudah kereen :D sudah berani beda, dan sudah berani untuk tidak mengikuti trendy. Yuk dipertahankan :D dan mengajak teman-teman yang lain untuk mengikuti kita. *saya juga sedang berusaha:D*. Yang sudah baik, hendaklah lebih baik lagi, karena jika stabil tentu kita tidak akan menjadi manusia yang maju, apalagi mundur :D
Jadi, mari berjilbab SYAR’I :D


Sabtu, 31 Maret 2012

NAMANYA JUGA USAHA....

Ada kejadian yang saya anggap 'unik' yang saya jumpai saat pulang dari Kompasiana BlogShop Negara 5 Menara yang di adakan di gedung BI (Bank Indonesia) Makassar. Kejadian itu berkaitan dengan maraknya demo yang berlangsung beberapa hari belakangan ini yang berimbas pada penutupan jalan-jalan utama oleh massa yang berdemo. Jalan-jalan utama itu terdiri dari dua lajur kiri-kanan yang dibatasi oleh taman jalan yang lebarnya sekitar satu meter lebih. Nah, kejadian itu adalah, ketika saya hampir memasuki jalan yang biasa ditempati berdemo saya melihat beberapa orang kelihatan standby di tengah batas jalan sambil melambaikan tangan kepada para pengendara motor termasuk saya.
"Ada apaan nih", batin saya.
Karena saya penasaran akhirnya saya menghampiri salah seorang di antara mereka dan bertanya: "Memang ada apa nih?", tanya saya.
"Oh... di bawah (arah jalan yang akan saya lalui maksudnya, red) ada penutupan jalan, harus balik arah", jawab lelaki itu.
"Wah, repot juga kalau harus balik arah", dalam hati saya bergumam.
Sebenarnya di pagi hari saya sempat bertanya ke teman-teman yang biasanya tahu kalau ada jadwal demo, apakah hari ini akan ada demo lagi atau tidak. dari mereka saya mendapat informasi bahwa hari ini tidak ada demo, kalaupun ada tak akan seramai hari-hari kemarin dan tidak akan ada penutupan jalan. Berdasarkan hal itulah sehingga kemudian saya tidak berhenti dan memutar arah, walaupun dalam hati was-was juga, jangan sampai demo benar-benar ada.
Ternyata alhamdulillah tak ada penutupan jalan seperti yang saya khawatirkan, memang sih ada demo pas di depan jalan menuju Bandara tapi tidak sampai ada penutupan jalan sehingga kendaraan bisa lewat walaupun agak pelan.
Yang saya maksud 'unik' adalah adanya beberapa orang yang dengan cekatan bermodalkan balok atau papan agar motor bisa menyebrang di atas taman yang menjadi pembatas dua jalur kiri-kanan jalan, mereka memanfaatkan kondisi yang ada beberapa hari terakhir dengan menjual jasa "bantuan putar arah" untuk menghindari macet dan penutupan jalan, bahkan tetap berlanjut sampai hari ini yang pada kenyataannya walaupun tidak ada penutupan jalan.
Dalihnya adalah "namanya juga usaha mencari keping demi keping receh atau lembar-lembar ribuan....

Jumat, 09 Maret 2012

BELAJAR MENANGIS


Belajarlah menangis, yang dimaksud bukanlah dalam skenario drama, atau  film yang
dibuat-buat sebagai bumbu, pelengkap dan penyempurna adegan agar terlihat dramatis dan bersifat metaforis. Menangis di sini bukan pula menangis di atas panggung dan tertawa di belakang layar.
Bila orang menangis karena mendapat musibah, itu sudah biasa. jika sekali waktu ia menangis karena merasakan sakit, ini juga sering terjadi. Tangis–menangis karena suatu sebab seperti hal-hal demikian tadi adalah hal biasa dan wajar karena timbul dari rasa iba hati, rasa sedih diri, atau karena merasakan sakit.

Tetapi pernakah kita menangis tanpa sebab atau akibat yang belum pernah kita rasakan dan terjadi pada kita, atau dalam lingkungan kita? pernakah kita membayangkan suatu peristiwa yang belum tahu kejadiannya, dan tidak pernah terbayang dalam benak, kemudian karenanya lebih dulu kita menangis? boleh jadi hal demikian belum pernah terjadi. Sebab bagaimana mungkin itu terjadi kalau tidak dengan perantara  sebab dan akibat? Apa yang kita tangisi?

Tetapi belajarlah menagisi diri sendiri di hadapan Tuhan !             
Merenung sejenak sembari menyesali berbagai kekeliruan kita selama ini, kemudian mulailah belajar menangis. Air mata yang menetes di keheningan malam, di tengah suasana lantunan Do’a Istighfar berangkat dari rasa kekhawatiran kita yang dalam, pertanda kita masih punya hati nurani.

Selayaknya kita merasa sedih dan berduka kalau-kalau Allah Swt tidak berkenan dengan priaku kita selama ini. Sepatutunya kita merasa khawatir kalau-kalau amal ibadah kita tidak diterima di sisi-Nya. Bahkan, kita harus menyesal dan takut jika segala dosa-dosa kita tidak terampuni.

Belajar menangis seperti itulah yang harus dijadikan tradisi bagi setiap  muslim. tentu bukan menangisnya yang dijadiakan obyek persoalan. tapi penyesalan terhadap ibadah yang selama ini kita lalaikan. Boleh jadi, kebiasaan tersebut tak pernah atau jarang kita lakukan.

Alangkah kagumnya kita ketika kita teringat kepada kaum Salafus Shalih (orang-orang shalih terdahulu). mereka tidak hanya mengerti tapi juga meresapi dan mengamalkan seluruh ajaran Islam. Sehingga wajar ketika dibacakan ayat-ayat Allah, lalu bergetarlah hati-hati mereka.

lalu bagaimanakah dengan diri kita? Sudakah hati kita bergetar pada saat ayat-ayat suci Al-Qur’an dilantunkan? Alangkah indahnya jika kita termasuk orang-orang yang disebutkan dalam Al-Qur’an :      
“ Sesunguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya, bertambahlah iman mereka (karnanya) dan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal ”. (Q.S. Al-Isra’ : 109).

Hati yang mati Karena pengaruh gemerlapnya kehidupan duniawi selamanya akan menghapus perasaan khusyu’. Bila sudah sedemikian jauh, alangkah celakanya kita. karena bila dalam kehidupan kita tidak dapat menangis, maka kita akan menangis dalam kehidupan lain (Hari Kiamat), Sebagaimana Rasulullah Saw ingatkan:

 “ Setiap mata akan menangis  di hari kiamat kecuali mata yang telah menangis karena takut kapada Allah dan mata yang berjaga di jalan Allah ”.(HR. Tirmidzi).

MARI KINI KITA BELAJAR MENANGIS SEBELUM DITANGISI
ATAU MENANGISI DIRI KITA SENDIRI..

Selasa, 29 November 2011

FASTAQIM DZULHIJJAH 1432 H (FULL)

FASTAQIM DZULHIJJAH (1)
SELAMAT DATANG 10 HARI TERMULIA.
10 hari pertama bulan Dzulhijjah adalah hari-hari termulia selain bulan Ramadhan.
Pada hari-hari termulia ini, Allah lebih mencintai amal ibadah kita.
Karena itu, sepatutnya kita lebih meningkatkan kualitas dan kuantitas amal ibadah kita pada hari-hari termulia ini. 
SELAMAT BERSEPULUH HARI PERTAMA DZULHIJJAH. 
KITA SALING MENDO'AKAN KEBAIKAN SELALU.
Aamiin

FASTAQIM DZULHIJJAH (2)
MERAYAKAN HARI DENGAN DZIKIR SESUAI SUNNAH
Dzikir, lafazh-lafazh terindah yang diucapkan oleh lisan. 
Dzikir, detik-detik termulia pengisi usia.
Dzikir, solusi terbaik untuk semua problem.
Dzikir, wasilah terkuat meraih berkah.
Dzikir hanya efektif jika ikhlas, ittiba', khusyu', dan penghayatan nilai-nilai pendidikan yang ada padanya, dan istiqamah.
Dzikir pada hari-hari ini lebih dicintai oleh Allah dibanding pada hari-hari lainnya.
Mari perbanyak Dzikir dan raihlah efektifitasnya.
ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR. LA ILAAHA ILLALLAH. ALLAHU AKBAR, ALLAHU AKBAR. WALILLAHIL HAMD.


FASTAQIM DZULHIJJAH (3)
HATI SUSAH KARENA DOSA
Nikmatnya dosa telah berlalu, pedihnya masih terasa. 
Pedih-pedih dosa itulah kesusahan, kesulitan hidup, penyakit, semua problem, dan segala bentuk musibah. 
Berbahagialah orang beriman.
Semua kepedihan itu adalah penghapus dosa-dosa masa lalu.
Semua kepedihan itu penting dihayati sebagai hadiah dari Allah yang sangat mencintai kita.
DIA hendak membersihkan kita dari semua dosa, agar kita menghadap kepada-Nya nanti dalam keadaan bersih. 
IKHLASKAN NIAT MENERIMA SEMUA KEPEDIHAN.
MARI BERTAUBAT DAN PERBAIKI DIRI SELALU. 
TERSENYUMLAH ORANG YANG BERIMAN.
KITA SALING MENDO'AKAN.
AMIN


FASTAQIM DZULHIJJAH (4)
BERJUTA ALASAN UNTUK BAHAGIA
Bahagia atau susah, adalah pilihan.
Memilih bahagia, tak terhingga nikmat Allah.
Memilih susah, dunia memang penuh kesulitan.
Iman yang efektif pasti selalu memandu untuk memilih bahagia dengan amal.
Bahkan menjadikan kesulitan dan penderitaan hidup sebagai alasan kuat untuk bahagia.
Iman yang kuat pasti membuka mata hati untuk melihat kasih sayang Allah pada semua peristiwa.
Kesusahan hati adalah isyarat kuat pada lemahnya iman. 
FISIK BOLEH MENDERITA, TAPI HATI HARUS BAHAGIA. 
SIBUKLAH SESIBUK-SIBUKNYA, TAPI BAHAGIALAH DENGAN IMAN EFEKTIF.
TERSENYUMLAH, AGAR DUNIAPUN TERSENYUM.

FASTAQIM DZULHIJJAH (5)
TAWAKKAL ITU SOLUSI
Kebanyakan perasaan negatif seperti: gelisah, bingung, cemas, pesimis, marah negatif, dendam, dsb, disebabkan oleh rendahnya tawakkal.
Karena alam bawah sadar kita menyangka bahwa kita sanggup menyelesaikan masalah secara mandiri. 
Substansi Tawakkal ialah: Sikap Jiwa yang Mengandalkan Allah SWT dalam segala hal.
Ketika alam bawah sadar kita menenangkan kita dengan penggalan Ayat Mulia:
WAMAN YATAWAKKAL 'ALALLAHI FAHUWA HASBUH 
(siapa yang bertawakkal kepada Allah, maka DIA mencukupinya)
QS:At Thalaq:3.
Tawakkal ialah: optimalisasi usaha dengan senantiasa mengandalkan Allah dengan seluruh Asma' dan Sifat-Nya yang mulia.
Tidak bertawakkal berarti Takabbur.
Sifat inilah yang mengundang semua perasaan negatif. 
MARI TINGKATKAN TAWAKKAL !.

FASTAQIM DZULHIJJAH (6)
BERQURBAN ITU KEBUTUHAN
Idul Adha semakin dekat.
Umat Islam bersiap untuk menyembelih qurban.
Tapi masih lebih banyak yang merasa tidak sanggup untuk berqurban.
Tapi mereka sanggup untuk berpesta, berekreasi, bahkan menyicil banyak barang cicilan.
Ini kelemahan iman. Ini ketidak jujuran dalam berislam. 
Semestinya ibadah harus diutamakan, apalagi ibadah yang hanya sekali dalam setahun ini, bernilai pahala yg sangat tinggi.
Setiap bulu dari hewan qurban itu dibalas dengan pahala berlipat ganda.
Mari renungkan ancaman Nabi SAW:
MAN KAANA LAHU SA'ATUN WALAM YUDHAHHI, FALA YAQRABANNA MUSHALLAANAA.
''Siapa yang punya kemampuan, lalu ia tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat lebaran kami''. 
TIDAK BERQURBAN PADAHAL SANGGUP, BERDOSA BESAR.
MARI PAKSA DIRI.


FASTAQIM DZULHIJJAH (7)
IBADAH QURBAN MENDIDIK
QS:Al Kautsar:1-3
Al Hajj:37
1. Mensyukuri nikmat-nikmat Allah.
2. Menguatkan Iman dan Taqwa.
3. Meningkatkan kepedulian sosial.
4. Meningkatkan silaturrahim.
5. Memperindah akhlak.
6. Mengurangi rasa cinta kepada dunia.
7. Mensucikan harta.
8. Menolak bala.
9. Mengikuti Sunnah Rasulullah SAW.
10. Menyambung hati dengan sejarah Rasulullah SAW.
11. Menyambung hati dengan sejarah Nabi Ibrahim AS.
12. Mengejar pahala, mengharap Syurga.
13. Membangun optimisme dlm kebaikan.
14. Berlomba dalam optimalisasi Ibadah.
15. Mengutamakan kebersihan dan kesehatan.
MARI MENDIDIK DIRI DENGAN IBADAH QURBAN.

FASTAQIM DZULHIJJAH (8)
OPTIMALKAN PENINGKATAN SETIAP HARI
Sejatinya, Iman itu senantiasa menggelora, memberi semangat, dorongan dan kekuatan untuk memperbanyak amal ibadah dalam arti yang seluas luasnya dengan ikhlas dan penghayatan yang tinggi. 
Seorang yang beriman senantiasa berbuat baik dan merencanakan kebaikan.
Selalu berorientasi pada kesempurnaan yang menyeluruh dan seimbang.
Selalu belajar dan bermujahadah untuk pembiasaan-pembiasaan kebaikan yang baru,
Sambil memaksa diri meninggalkan kebiasaan-kebiasaan yang buruk.
Ia merasakan kebahagiaan yang hakiki dalam semua proses itu.
PENINGKATAN APA YANG KITA PERJUANGKAN HARI INI?
PENINGKATAN APA YANG KITA RENCANAKAN BESOK? 
(Ingat Shaum Arafah Besok, 9 Dzulhijjah)
MARI PERBANYAK DO'A BA'DA ASHAR SETIAP JUM'AT. 
Kita saling mendo'akan kebaikan selalu, Aamiin

FASTAQIM DZULHIJJAH (9)
HUSNUZHZHAN KEPADA ALLAH
Hadis Qudsi Sahih:
''ANA 'INDA ZHANNI 'ABDIY BIY''.
''AKU sesuai sangkaan hamba-Ku kepada-Ku''. 
Membiasakan sangkaan baik kepada Allah, itu sangat penting.
Karena sangkaan baik itulah yang membuat kita syukur, sabar, tawakkal, rajin berdo'a, optimis selalu.
Yakinlah bahwa Allah menyayangi kita.
Allah mendidik kita untuk menjadi hamba-Nya yang shaleh.
Allah mengampuni kita.
Allah mempersiapkan masa depan yang baik untuk kita. 
Yakinilah itu dan hayatilah itu.
Iringilah keyakinan itu dengan amal ibadah, dzikir dan do'a, kerja keras yang ikhlas.
KEYAKINAN ITU AKAN JADI KENYATAAN.
(Ingat minta dido'akan oleh saudara-saudara kita yang wukuf di Arafah hari ini. Do'a mereka itu mustajab. Kita juga yang sedang shaum, kita perbanyak do'a dengan sepenuh husnuzhzhan).

FASTAQIM DZULHIJJAH (10)
IDUL ADHA, IDUL JIHAD, IDUL AKHLAK, IDUL BAHAGIA
Idul Adha, Hari Raya Ibadah Mulia.
Idul Adha, momentum kebangkitan, saatnya persatuan. 
Idul Adha, saatnya menyembelih kebakhilan, keserakahan, egoisme, arogansi, permusuhan antar sesama muslim.
Idul Adha, memberikan kepedulian, merajut kebersamaan, membangun kembali kekuatan persaudaraan.
Inilah hari kembalinya umat Islam kepada mujahadah peningkatan Iman.
Inilah hari kembalinya semangat perjuangan Islam yang bijak.
Inilah hari kembalinya perbaikan akhlak.
Inilah hari harapan.
Inilah hari optimisme.
MARI EFEKTIFKAN HARI KEMENANGAN INI.

FASTAQIM DZULHIJJAH (11)
SILATURRAHIM, PERPANJANG UMUR, PERBANYAK REZEKI
Rasulullah SAW memberikan panduan hidup penuh berkah: MAN AHABBA AN YUBSATHA LAHU FI RIZQIHI, WA YUNSA A LAHU FI ATSARIHI, FAL YASHIL RAHIMAHU. ''Siapa yg ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung hubungan baik dgn keluarga dekatnya'' Hadits Muttafaq 'Alaih. Silaturrahim adalah kewajiban dan kebutuhan. Silaturrahim adalah solusi dan penolak bala. Silaturrahim adalah mewujudkan cinta dan kepedulian. Silaturrahim adalah pembuktian Iman. QS:Ar Ra'd:19-21. MARI TINGKATKAN SILATURRAHIM EFEKTIF SELALU.

FASTAQIM DZULHIJJAH (12)
SIKLUS PERJUANGAN BAHAGIA
Setiap hari, setiap saat, semestinya kita berjuang u/bahagia. Krn kebahagiaan yg kita kejar ialah kebahagiaan imani yg tiada batas, tiada tara. Kebahagiaan sejati ini, hanya dirasakan oleh org yg senantiasa memperjuangkannya melalui peningkatan intensitas ketersambungan hati dgn Allah, dgn Rasulullah saw, para Nabi AS, para Sahabat Nabi RA, dan para org shaleh di mana pun mrk berada. Ketersambungan hati yg efektif, pasti melahirkan kerja2 mulia yg hidup dan menghidupkan scr seimbang. Inilah perjuangan kita. BERJUANG U/BAHAGIA. BAHAGIA U/BERJUANG SELALU.

FASTAQIM DZULHIJJAH (13)
MENERTAWAI DIRI SENDIRI
Banyak kelalaian yg kita lakukan. Banyak waktu yg kita sia2kan. Banyak kesalahan yg kita perbuat. Banyak dosa yg kita anggap biasa. Banyak marah yg tdk sepantasnya. Banyak makian yg sungguh memalukan. Banyak gosip yg tdk terasa. Banyak kezhaliman yg tdk disadari. Banyak kebodohan yg tdk diakui. Banyak keangkuhan yg diingkari. Banyak penyimpangan yg dianggap benar. Banyak kehinaan yg diyakini sbg kemuliaan. Mari kita bercermin yg benar. Bercermin pada hati yg bening. Bercermin pada org yg shaleh. Bercermin pada Al Qur'an,AsSunnah dan Sejarah. MARI MENANGIS.

FASTAQIM DZULHIJJAH (14)
QS: Ali Imran: 133-136.
MEMPERBANYAK KEBIASAAN IMANI
Kepribadian kita adalah kumpulan kebiasaan. Pribadi Shaleh ialah pribadi yg memiliki kebiasaan keshalehan yg dominan. Jika kebiasaan keshalehan itu belum mendominasi waktu keseharian, maka itulah indikasi rendahnya keshalehan. Pendidikan kepribadian yg dibawa oleh setiap ibadah dan akhlak mulia, hanya dapat diraih jika dilakukan dgn pembiasaan yg dihayati atas dasar ilmu. Karena dalam pembiasaan itulah nilai istiqamah yg akan mengantar kpd husnul khatimah. MARI BIASAKAN MENIMBANG KEBIASAAN2 POSITIF DAN KEBIASAAN2 NEGATIF KITA.

FASTAQIM DZULHIJJAH (15)
QS:Al Mu'minun:3.
MENJAUHI KESIA SIAAN
(WALLADZIYNA HUM 'ANILLAGHWI MU'RIDHUWN)
''Dan mereka itu berpaling dari yg sia sia''. Inilah panduan Allah untuk mujahadah pribadi beriman. Hal2 sia2 itu mencakup: pikiran, khayalan, ucapan, dan aktifitas secara keseluruhan. Menjauhi kesia siaan pada semua itu memerlukan kesadaran yg terus menerus, kemauan keras u/selalu mengisi waktu dgn amal ibadah yg ikhlas dan efektif, serta kreatifitas kebaikan yg tak terbatas. KEBERHASILAN MENGURANGI KESIA SIAAN HARI INI, MENAMBAH BERKAH DAN KEMULIAAN KITA HARI INI. MARI BERJUANG U/LBH PRODUKTIF AMAL.

FASTAQIM DZULHIJJAH (16)
MERENCANAKAN KEMENANGAN
Setiap hari adalah peluang baru. Setiap hari adalah tantangan baru. Setiap hari adalah perjuangan baru. Setiap hari adalah semangat baru. Setiap hari ada optimisme baru. Setiap hari adalah kebahagiaan baru. Setiap hari adalah ilmu baru. Setiap hari adalah iman baru. Setiap hari adalah kepedulian baru. Setiap hari adalah hari baru. Setiap hari 5x kita dipanggil kpd kemenangan baru. Setiap hari 5x kita diajak ke Rumah Allah. Setiap hari kita melihat Kumpulan Surat Allah. Setiap hari kematian jadi kemungkinan. MARI BANGKIT U/MENANG, BAHAGIA, DAN MULIA HAKIKI.

FASTAQIM DZULHIJJAH (17)
MEWASPADAI SYETAN TERLAKNAT
Di mata ini ada syetan. Di telinga ini ada syetan. Di Otak ini ada syetan. Di mulut ini ada syetan. Di tangan ini ada syetan. Di kaki ini ada syetan. Di hati ini ada syetan. Di TV ada syetan. Di koran ada syetan. Di pasar ada syetan. Di mall ada syetan. Di bioskop ada syetan. Di kantor ada syetan. Di sekolah ada syetan. Di kampus ada syetan. Di RS ada syetan. Di mana mana ada syetan. Semakin kuat iman, semakin kuat juga syetannya. Semakin kaya semakin kuat syetannya. Semakin tinggi jabatan semakin kuat syetannya. MARI KALAHKAN DAN USIR SYETAN SELALU

FASTAQIM DZULHIJJAH (18)
PERCAYALAH, ALLAH MENYAYANGIMU
Kehidupan hari ini adalah kasih sayang Allah. Nafas2 ini adalah kasih sayang Allah. Semua kenikmatan hidup hari ini adalah kasih sayang Allah. Semua problem dan kesulitan hidup hari ini adalah kasih sayang Allah. Allah ingin mendidik kita agar kita lebih mendekat kpdNya. Allah ingin melihat kesyukuran kita kpdNya. Allah ingin mengampuni dosa2 kita. Allah ingin menyelamatkan kita dari bencana besar dan kesulitan yg lbh besar. Allah ingin melihat kasih sayang kita kpd klrg kita dan sesama manusia. MARI WUJUDKAN KEINGINAN ALLAH YG SGT SAYANG KPD KITA.

FASTAQIM DZULHIJJAH (19)
MANAJEMEN PIKIRAN = MANAJEMEN HIDUP
Perjuangan mengislamkan kehidupan ini, senantiasa memerlukan manajemen pikiran islami. Karena semua prilaku, ucapan, bahkan perasaan, berawal dari pikiran. Itulah hikmah mengapa Allah selalu mendidik kita u/berpikir imani. Itu pula sebabnya mengapa kita tdk boleh didominasi oleh perasaan semata, sekalipun itu adalah perasaan baik. Ia harus diseimbangkan dgn pikiran imani selalu. Pikiran ini harus senantiasa dibekali dgn penambahan ilmu, pengalaman, keterampilan berpikir kreatif, inovatif, solutif, visioner. MARI BERPIKIR U/HIDUP DIRIDHAI ALLAH.

FASTAQIM DZULHIJJAH (20)
MENGALAHKAN HAWA NAFSU
Hawa nafsu ialah keinginan untuk berbuat dosa. Hawa nafsu ialah keinginan untuk melanggar aturan2 Allah. QS:Al Qashash:50. Hawa nafsu senantiasa ada dalam diri manusia. QS:Asy Syams:8. Tugas kita ialah menahan hawa nafsu. QS:An Nazi'at:40-41. Menahan hawa nafsu memerlukan kekuatan iman. Kemenangan menahan hawa nafsu, sangat membahagiakan dan semakin menguatkan iman. Penguatan iman scr berkesinambungan, memerlukan latihan dan pemaksaan diri tiada henti. Inilah JIHADUN NAFS. Inilah MUJAHADAH. Inilah OPTIMALISASI IMAN. MARI KALAHKAN HAWA NAFSU SETIAP SAAT.

FASTAQIM DZULHIJJAH (21)
SEIMBANG MENILAI DIRI
QS:Al Qiyamah:2 QS:Al Isra':7. Menilai orang lain, lebih mudah dibanding menilai diri sendiri. Karena itu, kita memerlukan penilaian org lain trhdp diri kita. Penilaian kita kpd org lain seringkali kurang tepat, krn penilaian itu tergesa2 dan tdk seimbang. Krn itu, kita jg tdk perlu terbebani dgn penilaian org lain trhdp kita, yg menurut kita krg tepat. Tapi yg penting ialah kejujuran kita dlm menilai diri sendiri, lapang dada menerima penilaian org lain, dan kesungguhan kita u/selalu memperbaiki diri. JANGAN TERBIASA MEREMEHKAN KESALAHAN KECIL. BERUBAHLAH!.

FASTAQIM DZULHIJJAH (22)
JUM'AT EFEKTIF, HIDUP LEBIH PRODUKTIF
Berbahagialah kita dgn hari jum'at. Hari ibadah, hari pahala, hari harapan. Inilah hari transit dlm perjalanan hidup sepekan. Di hari inilah kita menambah bahan bakar imani. Di sinilah kita mengevaluasi perjalanan sepekan yg lalu, dan merencanakan peningkatan hidup imani sepekan yg akan datang. Di sinilah kita I'tikaf sehari. Di sinilah kita lebih peduli kpd isteri/suami, dan anak. Inilah hari puncak iman kita dlm sepekan. Efektifitas Idul Jum'ah ini, pasti signifikan meningkatkan produktifitas keimanan kita. MARI OPTIMALKAN JIHAD JUM'AT INI.

FASTAQIM DZULHIJJAH (23)
KATAKANLAH: ''INILAH BAKTIKU UNTUKMU ISLAMKU''
QS:As Shaf:14 QS:Muhammad:7. Islam panduan hidup setiap detik. Islam memandu seluruh panca indera. Islam sumber hidup sejati. Islam nikmat bila diamalkan. Islam mendidik bila dihayati. Islam memuliakan bila diperjuangkan. Islam disyukuri bila disebarkan. Berapa orang yg kita ajari berIslam? Berapa org yg kita biayai belajar Islam/mengajarkan Islam? Berapa org yg kita kirimi sms da'wah setiap hari? Berapa org yg kita nasehati u/taat berIslam setiap hari? Berapa org yg kita bangunkan shalat subuh setiap hari? MANA BAKTI KITA U/ISLAM?.

FASTAQIM DZULHIJJAH (24)
INVESTASI DETIK MENIT YG MENYELAMATKAN
Waktu yg terbuang sia sia, sesungguhnya sangat berat pertanggungan jawabnya. Kelalaian itu berawal dari detik ke menit ke jam yg tdk terisi dgn amal shaleh. Karena itu, kesadaran u/menginvestasikan detik2 keseharian dgn dzikir, istighfar, shalawat, tilawah Al Qur'an, do'a, tafakkur, sms kebaikan, sangatlah penting. Sungguh, puluhan menit yg kita habiskan u/menonton TV, atau beberapa jam yg kita lalui dlm perjalanan, atau bahkan, menit2 antrian, adalah peluang besar keselamatan kita di dunia dan di akhirat. SETIAP DETIK USIA INI SANGAT MAHAL.

FASTAQIM DZULHIJJAH (25)
MEMINTA TUNTUNAN ALLAH SETIAP SAAT
Dunia ini gelap, kecuali u/org yg diberi cahaya oleh Allah. Kehidupan ini penuh dgn kesusahan dan kesengsaraan, kecuali org yg dituntun oleh Allah. Tak ada amal yg dapat dilakukan tanpa tuntunan Allah. Tak ada kesadaran tanpa tuntunan Allah. Tak ada kebahagiaan dgn ibadah, tanpa tuntunan Allah. Tak ada kerukunan Rumah Tangga, tanpa tuntunan Allah. Tak ada akhlak mulia tanpa tuntunan Allah. Tak ada anak shaleh tanpa tuntunan Allah. Tak ada Istiqamah tanpa tuntunan Allah. YA ALLAH, TUNTUNLAH HAMBAMU INI SETIAP DETIK, AGAR SELALU BERADA DI JALANMU.

FASTAQIM DZULHIJJAH (26)
SATU SEBAB, BERIBU AKIBAT
QS:An Nisa':136 QS:Al Hujurat:15. Menyesal berlebihan trhdp sesuatu yg sdh berlalu, tanda tak beriman pd takdir. Cemas berlebihan trhdp sesuatu yg belum trjadi, tanda tdk tawakkal. Sedih berlebihan trhdp kondisi saat ini, tanda tdk sabar. Susah trhdp problem saat ini, tanda tdk syukur. Pesimis trhdp perubahan kpd yg lbh baik, tanda jiwa yg lemah. Putus asa menghadapi kesulitan/kegagalan, tanda tdk yakin kpd Allah. Marah berlebihan tanda jiwa yg rapuh. HANYA ADA SATU PENYEBAB SEMUA PERASAAN NEGATIF: LEMAH IMAN!. MARI BERJUANG U/KUATKAN IMAN SETIAP SAAT!.

FASTAQIM DZULHIJJAH (27)
DI MANA ADA KELEMBUTAN, DI SANA ADA KEBAIKAN
QS:Ali Imran:159 Kelembutan kepribadian identik dgn ketulusan, ketenangan, senyum, tutur kata yg santun, pemaaf, musyawarah, menghargai org lain, tatapan mata yg teduh, keputusan yg bijak, dst. Rasul Tercinta SAW bersabda: LA YUWDHA'UR RIFQU FI SYAY'IN ILLA ZAANAH, WALA YUNZA'U 'AN SYAY'IN ILLA SYAANAH. ''Tidaklah kelembutan diletakkan pd sesuatu, melainkan ia jadikannya indah. Tidaklah kelembutan dicabut dari sesuatu, melainkan ia menjadikannya jelek''. ORG CANTIK/TAMPAN, TDK BOLEH KASAR. MARI PAKSA DIRI U/SEMAKIN LEMBUT SELALU. BISA!

FASTAQIM DZULHIJJAH (28)
MENJADI LUAR BIASA IMANI
Bersyukur atas setiap nikmat, itu biasa. Bersabar atas nikmat, itu yg Luar Biasa. 
Bersabar atas musibah, itu biasa. Bersyukur atas Musibah, itu yg Luar Biasa. 
Tawadhu' kpd org yg lbh tinggi derajatnya, itu biasa. Tawadhu' kpd org yg lbh rendah derajatnya, itu yg Luar Biasa. 
Pemaaf pd saat lemah, itu biasa. Pemaaf pd saat kuat, itu yg Luar Biasa.
Zuhud pd saat miskin, itu biasa. Zuhud pd saat kaya, itu yg Luar Biasa.
Tawakkal tanpa usaha, itu Salah. Tawakkal dgn usaha maksimal, itu Luar Biasa. 
MARI JADI ORG YG LUAR BIASA IMANI ATAS DASAR ILMU SYAR'I. BISA!

FASTAQIM DZULHIJJAH (29)
BERLARI MENUJU KUBUR. 
Waktu berjalan begitu cepat. Setahun bagai sebulan. Sebulan bagai sepekan. Sepekan bagai sehari. Sehari bagai sekejap. 
Hati yg lalai tak menyadari bhw kita tengah berlari menuju kubur. Setiap detik adalah satu langkah menuju kematian yg sangat pasti itu. Makanya, tak perlu bosan hidup, krn kematian itu semakin dekat.
Tak boleh juga terlalu senang hidup, krn jangan sampai kita mati dlm keadaan lalai. Kita jalani hidup ini dgn selalu membayangkan suasana kubur kita nanti, suasana mahsyar, suasana pengadilan di sana, Syurga, Neraka,dst. 
BERSIAPLAH U/MATI YG BAIK.



Minggu, 24 Juli 2011

Efektifitas Ibadah

Setiap ibadah yang disyariatkan dijamin pasti membawa manfaat bagi setiap muslim yang mengamalkannya. Sebagai contoh, dzikir, dijamin oleh Allah Swt pasti membahagiakan (Q.S. Ar-Ra’ad: 28). Ibadah shalat disebutkan oleh Allah Swt sebagai pencegah dari perbuatan fahsya’ (zina dan seluruh pendahuluannya) dan munkar (seluruh bentuk dosa). (Q.S. Al-Ankabut : 45).
Ibadah shaum disyari’atkan oleh Allah Swt untuk mencapai tingkat taqwa yang optimal. Ibadah zakat diwajibkan untuk mensucikan hati dari sifat  bakhil dan serakah dan membersihkan harta dari hak orang lain. (Q.S. At-Taubah : 103). Secara umum seluruh ibadah dan amal shaleh berkhasiat sebagai penenang hati dan penghapus dosa.
Keyakinan ini sepatutnya menjadi dasar evaluasi dan introspeksi bagi kita, untuk mengukur seberapa besar manfaat ibadah itu terasa dalam hidup kita. Oleh karena semangat ibadah kita berbanding lurus dengan khasiatnya  dalam diri kita. Artinya, semakin terasa ni’mat ibadah itu, semakin besar pula keinginan kita untuk terus menikmatinya. Dan kiranya inilah dari pertanyaan mengapa kita cenderung malas beribadah? Malas beramal? Karena kita belum merasakan nikmatnya, belum mendapat kan khasiatnya, jadi, agar kita rajin beribadah, tidak ada jalan lain, temukan khasiatnya!
Kiat untuk mendapatkan manfaat ibadah dan amal shaleh ialah penghayatan ibadah melalui :
1.      Memahami fadhilah (Keutamaan) Ibadah.
2.     Meyakini fadhilah Tersebut.
3.     Menghadirkan dalam benak fadhilah tersebut pada saat kita beribadah.
4.    Menghadirkan dalam benak bahwa ibadah tersebut adalah langkah mendekat kepada Allah Swt, sekaligus sebagai upaya mensucikan hati dari penyakit-penyakit dan kotoran-kotoran dosa.
5.     Memperbanyak ibadah dan amal yang berkesan, yang menggugah hati, yang sulit untuk dilupakan. Seperti ibadah atau do’a yang dibarengi dengan tangis, karena menyesali dosa dan takut pada azab Allah Swt.
Penghayatan ibadah dengan kiat-kiat di atas diharapkan akan memberi rasa nikmat pada ibadah, do’a dan amal shaleh kita. Jika kenikmatan itu telah kita rasakan, niscaya ia akan menjadi kebutuhan yang kita rindukan. Rasa butuh dan kerinduan itulah yang memotivasi kita secara kuat untuk memperbanyak ibadah dan amal shaleh, dan dari persembahan itulah kita menemukan kebahagiaan dan kedamaian hidup yang hakiki. Amin.

Keluarga kecil-qu